Pelantikan Mulyadin Malik Tandagimpu Pimpin BMA Sulawesi Tengah Periode 2026–2031
Mulyadin Malik Tandagimpu resmi memimpin BMA Sulawesi Tengah periode 2026–2031. Kepengurusan baru didorong memperkuat pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal.
PALU – Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Sulawesi Tengah memasuki babak kepemimpinan baru setelah Dr. Drs. Mulyadin Malik Tandagimpu, M.Si., CIGS., resmi dilantik sebagai Ketua BMA Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kamis (6/8/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan juga di hadiri dari berbagai intansi pemerintah dan tokoh adat daerah Sulawesi tengah. Momentum tersebut menjadi awal kepengurusan baru BMA dalam menjalankan fungsi sebagai lembaga yang berperan menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal di Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menilai keberadaan BMA memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat identitas budaya daerah di tengah dinamika pembangunan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga perlu didukung oleh pelestarian budaya, penghormatan terhadap masyarakat hukum adat, serta penguatan nilai-nilai lokal sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Kepengurusan BMA periode 2026–2031 diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pelestarian adat istiadat, penyelesaian persoalan masyarakat melalui pendekatan kearifan lokal, serta mendorong penguatan identitas budaya daerah.
Pelantikan ini menjadi momentum bagi BMA Sulawesi Tengah untuk terus menjalankan perannya sebagai wadah pemersatu masyarakat adat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang tetap berlandaskan nilai-nilai budaya dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

