Kapolsubsektor Parigi Utara, IPDA Andri J. Terok, memberikan penyuluhan kepada peserta didik baru SMAN 1 Parigi Utara dalam kegiatan MPLS, Kamis (9/7/2026)(Foto: Humas Polsubsektor Parigi Utara for TIMES Indonesia).

Polsubsektor Parigi Utara Bekali Siswa Baru SMAN 1 tentang Bahaya Narkoba dan Kekerasan

TIMES Palu,Kamis 9 Juli 2026, 22:34 WIB
870
T
Thomas Aquino Windy Mahendra

PARIGI MOUTONGPolsubsektor Parigi Utara memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan pencegahan kekerasan kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Parigi Utara dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsubsektor Parigi Utara, IPDA Andri J. Terok. Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat mengganggu masa depan maupun proses pendidikan.

Dalam penyampaiannya, IPDA Andri menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kekerasan dapat berdampak pada perkembangan karakter, kesehatan, hingga masa depan generasi muda. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu membangun lingkungan pergaulan yang positif dan saling menghormati di sekolah.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa agar mampu mengenali risiko penyalahgunaan narkoba dan menghindari berbagai bentuk kekerasan. Pencegahan sejak dini memerlukan dukungan semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, kepolisian hingga masyarakat," ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan seputar dampak penyalahgunaan narkoba, konsekuensi hukum, serta langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika maupun tindakan kekerasan di lingkungan sekitar.

Menurut IPDA Andri, pendekatan edukatif menjadi salah satu langkah preventif yang terus dikedepankan Polsubsektor Parigi Utara dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Ia menambahkan, keberhasilan upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan peran aktif tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap peserta didik.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba dan mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Thomas Aquino Windy Mahendra
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Palu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.