Lewat Environmental Fest II 2026, PT Dexin Steel Indonesia Kenalkan Teknologi Industri Berkelanjutan
Melalui stan pameran di Lapangan Pogombo, Kota Palu, perusahaan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses produksi, pengelolaan lingkungan, hingga program CSR.
PALU – PT Dexin Steel Indonesia memanfaatkan momentum Environmental Fest II 2026 untuk memperkenalkan proses produksi besi dan baja yang menerapkan prinsip keberlanjutan.
Melalui stan pameran di Lapangan Pogombo, Kota Palu, perusahaan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses produksi, pengelolaan lingkungan, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Perwakilan PT Dexin Steel Indonesia, Aldy, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa industri baja saat ini terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang mendukung pengelolaan lingkungan.
"Melalui Environmental Fest ini kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses produksi besi dan baja," kata Aldy.
"Pengunjung bisa melihat langsung bahan baku yang kami gunakan, mulai dari bijih besi, batu bara kokas, batu kapur, hingga prosesnya menjadi besi dan baja yang berkualitas," sambungnya.
Menurutnya, PT Dexin Steel Indonesia yang beroperasi sejak 2019 terus berupaya menjalankan proses produksi secara efisien dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Salah satu upaya yang diterapkan adalah sistem pengelolaan air limbah. Seluruh air yang digunakan dalam proses produksi diolah kembali dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung proses produksi berikutnya.
"Air limbah dari proses produksi tidak ada yang dibuang ke lingkungan. Seratus persen kami olah dan kami gunakan kembali untuk mendukung proses produksi berikutnya," ujarnya.
Selain itu, perusahaan juga memasang perangkat pengendali emisi pada seluruh cerobong produksi guna mengurangi dampak terhadap kualitas udara.
Sementara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), PT Dexin Steel Indonesia memanfaatkan gas hasil samping dari proses produksi sebagai bahan bakar boiler.
"PLTU kami tidak menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utama, tetapi memanfaatkan gas yang dihasilkan dari proses produksi. Gas tersebut digunakan kembali sebagai sumber panas untuk boiler," jelasnya.
Di bidang sosial, PT Dexin Steel Indonesia juga menjalankan sejumlah program CSR.
Di antaranya membantu pembangunan SD Negeri Kurisa, menanam 1.000 pohon mangrove pada 2025, menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Poso, serta menggelar sosialisasi hemat energi di sejumlah sekolah.
Melalui partisipasi dalam Environmental Fest II 2026, PT Dexin Steel Indonesia berharap masyarakat semakin memahami bahwa industri baja tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memiliki komitmen terhadap pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

